Mengenal Gemini CLI: Fitur, Cara Install, dan Migrasi ke Antigravity CLI (agy)

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on GET LINK for destination
Congrats! Link is Generated

Bagi para developer dan sysadmin, terminal adalah rumah kedua. Melakukan aktivitas coding, debugging, dan mengelola server langsung lewat baris perintah (command line) terasa jauh lebih efisien dibandingkan berpindah-pindah jendela aplikasi. Di sinilah pentingnya integrasi kecerdasan buatan langsung di terminal.

Salah satu alat paling populer untuk tujuan ini adalah Gemini CLI. Namun, ekosistem ini baru saja mengalami perubahan besar. Pada tanggal 18 Juni 2026, Google resmi mengumumkan transisi besar dari Gemini CLI lama ke alat generasi terbaru yang dinamakan Antigravity CLI (agy).

Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang apa itu Gemini CLI, fitur-fitur utamanya, cara instalasi versi legacy, serta panduan lengkap melakukan migrasi ke Antigravity CLI (agy) agar alur kerja Anda tetap berjalan lancar.


Apa itu Gemini CLI?

Gemini CLI adalah antarmuka baris perintah (Command Line Interface) open-source yang dirancang untuk membawa kemampuan model AI Gemini langsung ke dalam terminal Anda. Berbeda dengan antarmuka web ChatGPT atau Gemini biasa, Gemini CLI dirancang khusus dengan filosofi Developer-First.

Alat ini bukan sekadar ruang obrolan obrolan (chat) biasa di terminal, melainkan sebuah AI Agent yang memiliki kemampuan "Reason and Act" (ReAct). Artinya, ia dapat mengeksekusi perintah, membaca direktori proyek, melakukan riset lokal, hingga membantu mengedit kode di dalam sandbox terminal Anda secara semi-otonom menggunakan protokol khusus seperti Model Context Protocol (MCP).

Fitur Unggulan Gemini CLI (Legacy)

  • Integrasi MCP (Model Context Protocol): Memungkinkan AI terhubung ke server eksternal untuk membaca basis data, repositori GitHub, atau alat pengembangan lokal lainnya secara aman.
  • Slash Commands (Perintah /):
    • /vim: Mengaktifkan mode navigasi dan pengeditan ala Vim langsung di prompt interaktif.
    • /settings: Membuka editor konfigurasi interaktif langsung di dalam terminal.
    • /skills: Mengelola, memasang, atau memuat ulang skills (kemampuan/plugin khusus) yang dimiliki AI.
    • /directory show: Menampilkan peta direktori lokal yang sedang dibaca AI sebagai konteks.
  • Agentic Workflows: Mampu memecah tugas pemrograman yang rumit menjadi beberapa langkah kecil, melakukan uji coba kode, mendeteksi error (debugging), dan memperbaikinya sendiri.

Transisi Besar: Migrasi ke Antigravity CLI (agy)

Sebagai bagian dari evolusi menuju arsitektur multi-agent yang lebih matang, Google telah menghentikan (sunset) layanan Gemini CLI lama untuk akun gratis dan paket personal pada 18 Juni 2026. Posisinya kini digantikan oleh Antigravity CLI yang diakses menggunakan perintah singkat agy.

Mengapa Antigravity CLI (agy)?

  • Performa Tinggi: Dibangun menggunakan bahasa pemrograman Go (Golang) yang jauh lebih ringan dan responsif dibandingkan versi NPM/Node.js lama.
  • Background Workflows: Berbeda dari versi lama yang mengunci sesi terminal saat memproses tugas, agy mendukung eksekusi tugas latar belakang secara asinkron. Anda bisa mendelegasikan tugas pengkodean rumit ke sub-agent dan tetap menggunakan terminal untuk tugas lain.
  • Unified Token Pool: Berbagi kuota batas token terpadu dengan ekosistem Antigravity 2.0 sehingga penggunaan kuota lebih efisien dan terarah.

Panduan Cara Instalasi

1. Cara Install Gemini CLI (Versi Legacy / Enterprise)

Jika Anda adalah pengguna lisensi korporat (Gemini Code Assist Enterprise) atau ingin mencoba versi lama, berikut cara instalasinya menggunakan package manager NPM (membutuhkan Node.js versi 20 ke atas):

# Instalasi secara global
npm install -g @google/gemini-cli

# Cara menjalankan langsung tanpa instalasi (uji coba cepat)
npx @google/gemini-cli

Setelah instalasi selesai, jalankan perintah berikut untuk memulai:

gemini

Pada peluncuran pertama, Anda akan diminta untuk melakukan autentikasi. Ketik angka 1 untuk memilih "Sign in with Google" dan ikuti petunjuk login melalui peramban (browser) Anda.

2. Cara Install Antigravity CLI (agy - Versi Terbaru 2026)

Untuk Anda yang bermigrasi atau baru ingin memulai di ekosistem terbaru, berikut adalah perintah instalasi resmi Antigravity CLI untuk Linux dan macOS:

# Instalasi via cURL
curl -fsSL https://antigravity.google/cli/install.sh | bash

Setelah terpasang, gunakan perintah berikut untuk berinteraksi:

agy
Cara Import Pengaturan dari Gemini CLI Lama ke agy

Google telah menyediakan alat migrasi bawaan di dalam CLI baru untuk menarik semua plugin, konfigurasi, dan Agent Skills yang ada di folder lama Anda (~/.gemini/):

agy plugin import gemini

Tabel Perbandingan: Gemini CLI vs Antigravity CLI

Fitur Gemini CLI (Legacy) Antigravity CLI (agy)
Bahasa Dasar Node.js (JavaScript) Go (Golang)
Perintah Utama gemini agy
Status (2026) Dihentikan (Kecuali Enterprise) Aktif & Didukung Penuh
Eksekusi Latar Belakang Tidak Mendukung Mendukung (Asynchronous Tasks)
Folder Konfigurasi ~/.gemini/ ~/.antigravity/

Kesimpulan

Langkah Google mengganti Gemini CLI dengan Antigravity CLI (agy) menandai babak baru dalam integrasi AI di lingkungan terminal. Meskipun perubahan ini membutuhkan sedikit penyesuaian sintaksis dan instalasi ulang bagi para pengguna setia, performa Go-based binary yang ditawarkan oleh agy serta dukungan eksekusi asinkron latar belakang jauh lebih andal untuk kebutuhan pemrograman modern yang kompleks.

Bagi Anda yang masih menggunakan script otomatis berbasis perintah gemini, sangat disarankan untuk segera melakukan migrasi dan memperbarui pipeline otomasi Anda ke agy guna menghindari terputusnya layanan.