Cara Mengamankan Blog Blogger dengan Cloudflare untuk Menghalangi Serangan DDoS

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on GET LINK for destination
Congrats! Link is Generated

Blogger (Blogspot) adalah salah satu platform blogging paling populer di dunia karena mudah digunakan dan gratis. Secara bawaan, blog yang di-host di Blogger sudah terlindung oleh infrastruktur Google yang sangat kuat. Namun, ketika Anda menggunakan domain kustom (seperti .com, .net, atau .id), blog Anda menjadi lebih rentan terhadap serangan siber, salah satunya adalah DDoS (Distributed Denial of Service).

Serangan DDoS bekerja dengan membanjiri lalu lintas blog Anda menggunakan jutaan bot palsu hingga server overload dan blog tidak dapat diakses oleh pengunjung asli.

Untuk mencegah hal ini, mengintegrasikan blog Blogger Anda dengan Cloudflare adalah langkah terbaik. Cloudflare bertindak sebagai tameng keamanan gratis yang menyaring lalu lintas buruk sebelum mencapai blog Anda.


Berikut adalah panduan lengkap cara mengamankan blog Blogger menggunakan Cloudflare.


Mengapa Memilih Cloudflare untuk Blogger?

  • Perlindungan DDoS Gratis: Cloudflare memiliki jaringan mitigasi DDoS terbesar di dunia yang mendeteksi dan memblokir bot otomatis secara instan.
  • CDN (Content Delivery Network): Menyimpan salinan konten blog Anda di server terdekat dengan pengunjung, membuat blog memuat jauh lebih cepat.
  • Sertifikat SSL/TLS Gratis: Memastikan koneksi blog Anda selalu aman (https://) dengan konfigurasi yang fleksibel.
  • Web Application Firewall (WAF): Anda dapat membuat aturan sendiri untuk memblokir IP dari negara tertentu yang sering mengirimkan trafik spam.

Langkah demi Langkah Menghubungkan Blogger ke Cloudflare

Sebelum memulai, pastikan Anda sudah memiliki akun Cloudflare (bisa mendaftar gratis di cloudflare.com) dan domain kustom Anda sudah aktif.

Langkah 1: Tambahkan Domain Anda ke Cloudflare

  1. Masuk (Log In) ke dashboard Cloudflare Anda.
  2. Klik tombol Add a Site di pojok kanan atas.
  3. Masukkan nama domain kustom Anda (misal: domainanda.com) tanpa http:// atau www, lalu klik Continue.
  4. Pilih paket Free (Gratis) yang berada di bagian bawah, lalu klik Continue.
  5. Cloudflare akan memindai record DNS domain Anda secara otomatis. Jika sudah selesai, klik Continue.

Langkah 2: Ganti Nameserver di Registrar Domain Anda

Cloudflare akan memberikan dua alamat Nameserver baru (misalnya: dylan.ns.cloudflare.com dan heather.ns.cloudflare.com). Anda harus mengganti Nameserver bawaan penyedia domain Anda (seperti Niagahoster, Domainesia, Rumahweb, dll.) dengan Nameserver dari Cloudflare ini.

  1. Buka dashboard tempat Anda membeli domain (Domain Registrar).
  2. Cari menu Domain Management atau Nameservers.
  3. Pilih opsi Custom Nameservers (Nameserver Kustom).
  4. Masukkan kedua alamat Nameserver yang diberikan oleh Cloudflare.
  5. Simpan perubahan.
Catatan: Proses propagasi (perubahan arah server) ini biasanya memakan waktu antara 1 hingga 24 jam. Namun, sering kali aktif dalam waktu kurang dari 1 jam.

Langkah 3: Konfigurasi DNS Records Blogger di Cloudflare

Setelah Nameserver aktif, kembali ke dashboard Cloudflare, buka menu DNS -> Records, lalu masukkan konfigurasi DNS Blogger berikut:

1. Masukkan IP Address Google (A Record)

Tambahkan 4 buah A Record dengan nama @ (mewakili root domain utama) yang mengarah ke IP server Google berikut:

  • Type: A, Name: @, IPv4 address: 216.239.32.21, Proxy status: Proxied
  • Type: A, Name: @, IPv4 address: 216.239.34.21, Proxy status: Proxied
  • Type: A, Name: @, IPv4 address: 216.239.36.21, Proxy status: Proxied
  • Type: A, Name: @, IPv4 address: 216.239.38.21, Proxy status: Proxied
2. Masukkan CNAME Record Blogger

Tambahkan 2 buah CNAME Record berikut:

  • CNAME Pertama (Wajib):
    • Type: CNAME, Name: www, Target: ghs.google.com, Proxy status: Proxied
  • CNAME Kedua (Verifikasi Keamanan Blogger):
    • Dapatkan kode verifikasi unik dari dashboard Blogger Anda (menu Setelan -> Domain Kustom).
    • Type: CNAME, Name: [KODE_UNIK_1], Target: [KODE_UNIK_2].dv.googlehosted.com, Proxy status: DNS Only (Jangan di-proxy agar proses verifikasi Google lancar).

Langkah 4: Atur Enkripsi SSL/TLS

Agar situs tidak mengalami error "Redirect Loop" atau "Too Many Redirects", ikuti aturan enkripsi ini:

  1. Di dashboard Cloudflare, buka menu SSL/TLS -> Overview.
  2. Ubah mode enkripsi menjadi Full atau Full (strict).
  3. Buka tab Edge Certificates di bawah menu SSL/TLS, lalu aktifkan opsi Always Use HTTPS dan Automatic HTTPS Rewrites.
  4. Di dashboard Blogger Anda, pastikan opsi Ketersediaan HTTPS dan Pengalihan HTTPS juga dalam keadaan Aktif.

🛡️ Mengaktifkan Fitur Anti-DDoS Saat Diserang

Jika blog Anda tiba-tiba mengalami lonjakan trafik tidak wajar dari bot atau terasa lambat dibuka akibat serangan DDoS aktif, lakukan langkah penyelamatan ini di Cloudflare:

1. Aktifkan Under Attack Mode

  1. Masuk ke dashboard Cloudflare domain Anda.
  2. Di halaman Overview utama, cari panel Quick Actions.
  3. Aktifkan toggle Under Attack Mode.
  4. Hasilnya: Setiap pengunjung yang membuka blog Anda akan melihat halaman verifikasi browser Cloudflare selama 5 detik untuk memastikan mereka adalah manusia asli, bukan bot DDoS.

2. Konfigurasi WAF (Web Application Firewall)

Anda dapat memblokir negara asal penyerang (misal, serangan spam terbanyak berasal dari IP luar negeri):

  1. Buka menu Security -> WAF -> Create Rule.
  2. Beri nama aturan (misal: Block Spam Countries).
  3. Pada kolom Field, pilih Country, operator equals, dan masukkan nama negara yang dicurigai.
  4. Pada kolom Action, pilih Block atau Managed Challenge (Captcha).
  5. Klik Deploy.

Kesimpulan

Menghubungkan Blogger dengan Cloudflare tidak hanya menghemat bandwidth dan mempercepat loading artikel Anda, tetapi juga membangun benteng pertahanan yang solid dari ancaman serangan DDoS. Dengan perlindungan gratis yang sangat andal ini, Anda bisa fokus menulis konten tanpa perlu cemas blog Anda tumbang tiba-tiba akibat ulah bot nakal.